Home SOAL KISI-KISI USBN K13 SMALB TUNA RUNGU TAHUN 2019

KISI-KISI USBN K13 SMALB TUNA RUNGU TAHUN 2019

7
0

KISI-KISI USBN K13 SMALB TUNA RUNGU TAHUN 2019

Kisi-Kisi USBN K13 SMALB Tuna Rungu Tahun 2019 – Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) menjadi ujian akhir dari satuan pendidikan yang Berstandar Nasional. Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) menjadi ujian akhir dari satuan pendidikan yang Berstandar Nasional.

 menjadi ujian akhir dari satuan pendidikan yang Berstandar Nasional KISI-KISI USBN K13 SMALB TUNA RUNGU TAHUN 2019
Kisi-Kisi USBN K13 SMALB Tuna Rungu Tahun 2019

Hasil USBN akan menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan, sehingga soal USBN diharapkan memenuhi syarat instrumen yang baik dan memberikan informasi yang valid serta objektif. Soal USBN yang kurang baik akan memberikan informasi yang tidak sesuai dengan capaian peserta didik.

Hal tersebut tentu dapat merugikan peserta didik dan memberikan informasi yang tidak tepat untuk pengambil keputusan. Penulisan soal USBN menjadi kritikal karena ditulis oleh guru pada masing-masing satuan pendidikan.

Di dalam usaha meningkatkan kualitas soal USBN perlu dijelaskan tahapan yang harus dilalui dalam penulisan soal serta kaidah penulisan soal. Pelaksanaan USBN untuk mengukur pencapaian kompetensi lulusan seluruh mata pelajaran dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk pada tiap satuan pendidikan. Penilaian melalui USBN merupakan penilaian yang terstandar. Untuk penilaian terstandar, maka harus ada acuan yang sama, baik dalam penyusunan soal maupun dalam pelaksanaan ujian.

Banyak istilah yang sudah kita kenal untuk anak yang mengalami kelainan pendengaran, misalnya dengan istilah : “Tuli, bisu, tunawicara, cacat dengar, kurang dengar, ataupun tunarungu”. Istilah-istilah dan pandangan tersebut tidak semuanya benar, sebab pengertiannya masih kabur dan tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Istilah lain yang sekarang lazim digunakan dalam dunia pendidikan khususnya pendidikan luar biasa adalah tunarungu.
Istilah Tunarungu

Diambil dari kata “Tuna” dan “Rungu”. Tuna artinya kurang dan Rungu artinya pendengaran. Orang atau anak dikatakan tunarungu apabila ia tidak mampu mendengar atau kurang mampu mendengar suara.

Orang tuli adalah seseorang yang kehilangan kemampuan mendengar sehingga menghambat proses informasi bahasa melalui pendengaran, baik memakai ataupun tidak memakai alat bantu mendengar. Sedangkan seseorang yang kurang dengar adalah seseorang yang biasanya dengan menggunakan alat bantu mendengar, sisa pendengaran nya cukup memungkinkan keberhasilan proses informasi bahasa melalui pendengaran.

Sehubungan dengan pendidikan anak berkebutuhan Khusus, pemerintah dalam dunia pendidikan telah mempersiapkan materi yang khusus dapat dipergunakan oleh anak sekolah berkebutuhan khusus tersebut.

Kisi-Kisi USBN SMALB Tuna Rungu Kurikulum 2013 Tahun 2019 ini terdiri dari:
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Pengetahuan Sosial
Matematika
Pendidikan Kewarganegaraan

Di bawah ini link download materi yang dimaksud:

  1. KISI-KISI USBN-SMALB-RUNGU-IPA-K2013.pdf
  2. KISI-KISI USBN-SMALB-RUNGU-Pendidikan Kewarganegaraan-K2013.PDF
  3. KISI-KISI USBN-SMALB-RUNGU-Matematika-K2013.pdf
  4. KISI-KISI USBN-SMALB-RUNGU-IPS-K2013.pdf
  5. KISI-KISI USBN-SMALB-RUNGU-Format-K2013.pdf
  6. KISI-KISI USBN-SMALB-RUNGU-Bahasa Inggris-K2013.pdf
  7. KISI-KISI USBN-SMALB-RUNGU-Bahasa Indonesia-K2013.pdf

Kisi-kisi USBN berbentuk format atau matrik yang memuat kriteria soal-soal yang akan disusun. Kisi-kisi ini akan menjadi pedoman dalam penulisan soal ujian yang akan dimunculkan, sehingga nantinya akan dihasilkan soal yang sesuai dengan tujuannya.

Sebuah kisi-kisi soal yang baik harus memenuhi persyaratan, antara lain dapat mewakili isi silabus atau materi secara tepat dan proporsional. Dengan demikian, hendaknya dapat dibuat soal yang mewakili isi silabus dan komponen-komponennya bisa diuraikan secara jelas agar mudah dipahami.

Fungsi kisi-kisi USBN adalah sebagai acuan pengembangan dan perakitan naskah soal ujian sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama.

Kisi-kisi USBN disusun berdasarkan kriteria pencapaian Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, dan kurikulum yang berlaku. Kisi-kisi USBN disusun dengan mempertimbangkan lingkup materi pada Kurikulum 2013 (K13).

Kebijakan USBN tahun 2019 secara umum tidak jauh berbeda dengan dengan kebijakan USBN pada tahun 2018. Perbedaan adalah pada jumlah peserta dan jadwal ujian. Bentuk soal USBN meliputi soal pilihan ganda sebanyak 90 persen dan soal esai sebanyak 10 persen. Selain itu, masih ada soal dari Pusat sebanyak 20 – 25 persen.

Dengan adanya kisi-kisi USBN SMALB Kurikulum 2013 Tahun 2019 ini, diharapkan guru pada masing-masing satuan pendidikan dapat melakukan perencanaan ketuntasan pembelajaran sebagai bentuk persiapan ujian.

Download Juga:

Yang tak kalah pentingnya juga bahwa format kisi-kisi USBN terdiri dari kolom level kognitif dan kolom ruang lingkup untuk tiap mata pelajaran yang diujikan. Pada kolom level kognitif terbagi menjadi tiga, yaitu pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, dan penalaran. Sedangkan kolom ruang lingkup disesuaikan dengan pembagian ruang lingkup untuk masing-masing mata uji. Satuan pendidikan yang wajib menyelenggarakan UASBN adalah SDLB, SMPLB, dan SMALB. Guru-guru pada tingkat satuan pendidikan tersebut diharapkan dapat membuat soal USBN sesuai dengan kisi-kisi yang telah ditetapkan.

Demikian informasi mengenai KISI-KISI USBN K13 SMALB TUNA RUNGU TAHUN 2019. Semoga bermanfaat untuk membantu guru dan peserta didik dalam mempersiapkan diri menghadapi USBN pada tahun pelajaran 2018/2019.


Sumber https://sdasemrudungsatu.blogspot.com/