Home Informasi METODE DAN TEKS LOMBA PIDATO TEMA KESABARAN PADA MAPSI, FLS2N

METODE DAN TEKS LOMBA PIDATO TEMA KESABARAN PADA MAPSI, FLS2N

15
0

METODE DAN TEKS LOMBA PIDATO TEMA KESABARAN PADA MAPSI, FLS2N
Berbicara/ pidato adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata di depan umum atau orang banyak untuk mengapresiasikan, menyatakan atau menyampaikan pikiran, gagasan dan perasaan, dengan tujuan memberitahu, menyampaikan amanat, ataupun mengajak pada kebaikan.

Sedikitnya ada empat macam metode yang digunakan dalam pidato yaitu:
1. Metode Naskah
Metode berpidato yang dilakukan dengan cara membacakan secara langsung naskah yang telah dipersiapkan sebelumnya. Metode naskah ini sering digunakan untuk pidato resmi.

Cara demikian dilakukan untuk menghindari terjadinya kekeliruan atau kesalahan, karena setiap kata yang diucapkan dalam situasi resmi akan disebarluaskan dan dijadikan figur oleh masyarakat dan dikutip oleh media masa.

2. Metode menghafal
Metode berpidato yang dilakukan dengan penuh persiapan. Naskah yang akan dipidatokan dipersiapkan terlebih dahulu kemudian dihafal. Metode menghafal ini terkadang terkesan sangat kaku dan kurang komunikasi dengan audiens.

3. Metode Spontanitas (serta merta)
Metode berpidato berdasarkan kebutuhan sesaat tanpa persiapan yang memadaibagi yang bersangkutan. Pembicara berpidato berdasarkan pengetahuan, kemahiran, pengalaman, dan karakteristik  yang dimilikinya secara apa adanya.

4. Metode esktemporal (penjabaran kerangka)
Metode berpidato dengan cara menuliskan pokok-pokok pikiran yang akan disampaikan, kemudian ia menyampaikan masalah yang telah disiapkannya dengan katakatanya sendiri. Pembicara menggunakan catatan itu untuk mengingatkannya tentang urutan dan ide-ide penting yang hendak disampaikan atau menjabarkan materi pidato yang terpola secara lengkap.

Metode ini sangat dianjurkan dalam berpidato, karena metode ini sangat fleksibel dan komunikatif, serta bisa menyesuaikan dengan audiens yang ada. Pengembangan pidato ini akan menyesuaikan dengan keadaan saat itu baik yang berkaitan dengan tempat, masyarakat dan lingkungan setempat.

Teknik Pemaparan Pidato
a. Pidato Persuasif
Pidato yang isinya mempengaruhi, membujuk dan meyakinkan pendengar untuk berbuat sesuatu sesuai dengan yang dikehendaki pembicara.

b. Pidato argumentatif
Pidato yang isimya bertujuan untuk membuktikan suatu kebenaran sehingga pendengar meyakini kebenaran itu. Pembuktian memerlukan data dan fakta yang meyakinkan, terhadap suatu hal atau objek yang dibicarakan. Karangan ini dikembangkan dengan analisis.

c. Pidato Eskpositif
Pidato yang isinya memaparkan atau menjelaskan. Peninjauannya tertuju pada satu unsur saja. Penyampaiannya dapat menggunakan perkembangan analisis kronologis, atau keruangan. Sifatnya menjelaskan atau memaparkan sejumlah pengetahuan atau informasi.

d. Pidato Naratif
Pidato yang isinya menceritakan, berdasarkan perkembangan dari waktu ke waktu, mementingkan urutan kronologis dari suatu peristiwa, kejadian, dan masalah.

e. Pidato Deskriptif
Pidato yang isinya melukiskan sesuatu berdasarkan pengindraan, yaitu sesuatu yang dilihat, didengar, dirasa, dicium, atau dicicipi. Pendengar merasa seolah-olah melihat sendiri objek yang disampaikan.

Kemampuan berpidato / berbicara didepan umum dapat membantu dalam mencapai karir yang baik. kita lihat
sekarang ini, sungguh memprihatinkan, kemampuan siswa dalam berbahasa Indonesia, terutama pada materi pidato sangatlah rendah.

Pidato masih dianggap momok, sesuatu yang menakutkan bagi siswa. Untuk dapat berbicara di depan khalayak memang harus menguasai materi yang hendak disajikan, harus mempunyai teknik berbicara yang baik, mempunyai mental yang kuat.

Anda harus yakin, Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, apapun bisa anda lakukan yang penting anda mau berlatih, belajar dan berusaha serta jangan lupa berdo’a.
Di bawah ini salah satu contoh teks pidato, dapat anda praktekkan di depan teman-teman anda.

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.

Alhamdulillahilladzi an’ama’alaina bini’matil imaaniwal islam. Ashaduallaailaha illallohu wahdahulaa syariikalah waashaduanna muhammadan ‘abduhu warosuuluh,wa’ala alihi waashabihi ajma’in ammaba’du.

Kepada dewan yuri yang saya hormati dan dirahmati Alloh…
Teman-teman  yang saya banggakan

Untuk mengawali jumpa kita pada kesempatan kali ini, mari kita bersama-sama mengucapkan rasa syukur kehadirat Alloh Subhanahu wata’ala. Karena atas limpahan rahmat-Nya, kita bisa bertemu di sini.

Tidak lupa shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabu agung Muhammad Sholallohu’alaihi wasalam, yang kita nantikan syafaat-Nya di hari kiamat nanti, aamiin allohuma……..aamiin.

Pada kesempatan kali ini saya akan mengingatkan pada diri saya khususnya dan pada kaum muslimin dan muslimat pada umumnya yaitu tentang “ Sabar ” .

Teman-teman ngertos nopo mboten… artinya “sabar”
Mari kita pahami artinya sabar.
Kata sabar sebenarnya berasal dari bahasa Arab yaitu ص, ب, ر yang artinya menahan.
Terus menahan apa…..?

Pertama: Kita menahan diri dari sifat emosi yang timbul karena musibah, bencana, sedih, susah,  kesulitan dan lainnya, kita harus bersabar.  Seperti yang terjadi baru-baru ini di palu dan Donggala ( Sulawesi ).
Terjadi peristiwa apa ya…..?

Iya betul………Gempa dan Tsunami.

Kita harus yakin, bahwa terjadinya musibah, bencana, sedih, susah,….. sebagai satu peringatan,,,, ujian dan cobaan yang memiliki kebaikan di dalamnya.
Dalam sebuah penggalan ayat Al Qur’an berbunyi, “innalloha, ma’ash-shobirin”.

Artosipun “ Temen setuhune Alloh puniko sareng kalih tiyang-tiyang ingkang sabar”
Aamiin Allohuma ……..aamiin

Kedua: Menahan diri dari sifat sombong ketika kita mendapatkan kebaikan, kebahagian, kesuksesan, rasa bahagia, kesenangan dan lain sebagainya, maka……kita wujudkan dalam bentuk rasa syukur terhadap Allah SWT dengan mengucap “ Alhamdulillahi Robbil’……Alamiin”.
Kenapa……..? Karena kita tahu dan faham bahwa hal tersebut merupakan anugerah Allah yang diberikan kepada diri kita.

Ketiga: Menahan diri dari keingingan, Misalnya; Keinginan untuk menjadi orang kaya, maka kita harus berusaha dan sabar.
Keinginan Apa lagi……?
Iya ….betul……

Ingin di depan saat antri……..betul….? dan ingin….ingin….ingin…lainnya…

karenanya orang sabar akan selalu  bersyukur dalam keadaan apapun baik itu saat terkena musibah yang menimpa pada dirinya, baik itu cobaan kecil maupun cobaan yang besar.

Dewan Yuri dan teman-teman yang dimuliakan Alloh…..
“Whoever is patien will get glory”
Artinya: Barang siapa yang sabar akan mendapat kemuliaan.

Pepatah ini merupakan motivasi bagi kita, betapa pentingnya sabar, bahwa apabila kita ingin dimuliakan Alloh maka bersabarlah dalam segala hal.

Siapa yang ingin masuk syurganya Alloh….?

Ya. Kita semua ingin masuk syurganya Alloh Subhanahu wata’ala…..

Semoga kita semua bisa menerapkan sifat sabar dalam kehidupan sehari-hari, dengan kesabaran kita insyaallah hidup kita akan damai dan mendapatkan berkah dari Allah SWT.
….Aamiih Allohuma aamiin….

Para hadirin yang dirakhmati Alloh Subhanahu wataala.
Yang terakhir saya akan berbagi mengenai bagaimana kita berusaha untuk bersabar.

Pertama.  Mengikhlaskan niat hanya kepada Allah SWT

Kedua. Memperbanyak tilawah (baca; membaca) al-Qur’an, disertai perenungan kandungnya. Karena al- Qur’an merupakan obat bagi hati insan.

Ketiga. Seringlah mengingat dan dzikir kepada Allah.

Inilah sedikit mengenai kesabaran. Sabar tidak identik dengan kepasrahan dan menyerah pada kondisi yang ada, atau identik dengan keterdzoliman. Justru sabar adalah sebuah sikap aktif, untuk merubah kondisi yang ada, sehingga dapat menjadi lebih baik dan baik lagi.

Oleh karena itulah, marilah secara bersama kita berusaha untuk menggapai sikap ini. Insya Allah,… Allah akan memberikan jalan bagi hamba- hamba-Nya yang berusaha di jalan-Nya.

Akhirnya,,,…. Kalau ada kebaikan itu datangnya dari Alloh…..Kalau ada kesalahan itu dari diri saya sendiri. Saya mohon maaf yang setulus-tulusnya
Wabillahi Taufiq Wal Hidaayah……

Wassalaamu’alaikum Warokhmatullohi Wabarokaatuh

silahkan Download video pidato
Sumber https://www.anekapendidikan.com/